Parepare — Kesiapan stadion dan keselamatan penonton menjadi perhatian menjelang duel PSM Makassar kontra Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027. Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan memeriksa sejumlah titik penting Stadion Gelora BJ Habibie, untuk memastikan persiapan pengamanan berjalan sesuai rencana, Selasa (20/10/2026).
Bersama Wakapolres Kompol Saharuddin dan jajaran pejabat utama Polres Parepare, Phunky mengecek ruang ganti pemain, ruang ofisial, posko pengendalian pengamanan, serta tribun VVIP, VIP, Utara, Timur, dan Selatan.
Pemeriksaan juga mencakup pintu masuk penonton, penerangan, dan jalur evakuasi. Tribun Selatan dipastikan tidak digunakan penonton karena sanksi PSSI, sesuai keterangan Kapolres.
“Kami cek ruang pemain, kami pastikan steril. Kami cek tribun VVIP, VIP, Utara, Timur, untuk memastikan daya tampung dan kelayakannya, untuk tribun selatan tidak diisi penonton karena ada sanksi dari PSSI. Termasuk pintu masuk, penerangan, hingga jalur evakuasi. Ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegas Phunky.
Menurut Phunky, kesiapan pertandingan tidak cukup hanya mengandalkan kondisi lapangan. Pengaturan arus penonton, pemeriksaan barang bawaan, kantong parkir, dan akses keluar-masuk juga perlu disiapkan untuk mengantisipasi gangguan selama pertandingan.
“Keamanan suporter adalah prioritas utama kami. Kami tidak ingin ada penonton yang merasa tidak aman. Semua jalur masuk dan keluar harus jelas, pos pengamanan pemeriksaan harus maksimal untuk mencegah barang-barang terlarang masuk ke dalam stadion. Lampu penerangan juga kami pastikan berfungsi semua,” ujarnya.
Polres Parepare menyatakan akan berkoordinasi dengan panitia pelaksana, manajemen PSM Makassar, dan Pemerintah Kota Parepare. Namun, kelancaran pertandingan juga membutuhkan kepatuhan penonton terhadap aturan stadion dan arahan petugas.
PSM Makassar dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie pada Kamis (22/10/2026). Pertemuan dua tim dengan basis pendukung besar ini membuat pengelolaan keamanan dan ketertiban penonton menjadi bagian penting dari persiapan pertandingan.
Phunky mengimbau pendukung kedua tim menjaga sportivitas serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri, penonton lain, maupun tim yang mereka dukung.
“Kami harapkan laga PSM Vs Persebaya ini menjadi tontonan yang menarik dan aman. Kami imbau kepada seluruh suporter, baik dari PSM maupun Persebaya untuk menjaga ketertiban, menjunjung tinggi sportivitas, dan tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun tim kesayangannya. Mari kita jaga bersama Stadion BJ Habibie ini sebagai rumah kita,” pungkasnya.
Pada akhirnya, kesiapan pengamanan harus terlihat dalam pelaksanaan, bukan hanya saat pemeriksaan awal. Akses evakuasi yang tidak terhalang, pemeriksaan yang tertib, dan pelayanan yang humanis menjadi unsur penting agar pertandingan berlangsung aman bagi pemain, ofisial, dan suporter. (*)